Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.

Kepala BKN Bicara Soal Reformasi Sistem Pensiun ASN dalam Webinar KORPRI

Jakarta – Humas BKN, Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) kembali menyelenggarakan webinar seri ke-99 dengan tema ‘Pensiun ASN, Bisakah Sejahtera?’. Webinar yang digelar secara daring ini menjadi wadah diskusi konstruktif untuk membahas permasalahan sistem pensiun PNS yang dinilai belum maksimal dalam memberikan kesejahteraan bagi para pensiunan.

Kepala BKN yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Zudan Arif dalam sambutannya menegaskan komitmen KORPRI untuk memperjuangkan sistem pensiun yang lebih adil dan sejahtera. “Banyak pensiunan yang terkejut karena dana pensiun yang diterima hanya 8% dari take home pay saat masih aktif bekerja. Oleh karena itu, kami konsisten memperjuangkan single salary system dengan satu sistem gaji tunggal sebesar 15 juta rupiah, tanpa rincian tunjangan. Dengan sistem ini, pensiunan nantinya akan menerima 75% dari gaji tunggal tersebut,” ujar Zudan, Senin (11/02/2025) di Jakarta.

Deputi Bidang Penyelenggaraan Layananan Manajemen ASN BKN Aris Windiyanto menyatakan bahwa reformasi sistem pensiun ini bukanlah hal baru. Ia juga menjelaskan bahwa usulan perubahan sistem pensiun telah diajukan sejak 20 tahun lalu. Menurutnya Reformasi ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang mengamanatkan reformasi pengelolaan kinerja dan kesejahteraan ASN. “Kami berupaya membentuk Lembaga Dana Pensiun untuk mengoptimalkan pengelolaan dana pensiun,” terang Aris.

Lebih lanjut, pada webinar ini juga mengulas beberapa aspek penting dalam program dan pendanaan pensiun yang sedang diupayakan pemerintah, antara lain: Optimalisasi Program Persiapan Pensiun, Opsi Perubahan Bentuk Program Pensiun dan Opsi Pendanaan.

Sekretaris Jenderal Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Agung Mulyana juga turut mendukung langkah-langkah persiapan pensiun yang telah dipaparkan oleh BKN. Menurut Agung, program persiapan pensiun perlu dilakukan secara masif melalui pelatihan dan pembekalan bagi PNS yang akan pensiun. Dengan adanya diskusi dan upaya reformasi ini, diharapkan sistem pensiun ASN ke depan dapat lebih menjamin kesejahteraan para pensiunan. Langkah-langkah konkret yang diusulkan dalam webinar ini menurut Agung diharapkan menjadi sinyal positif bagi perbaikan sistem pensiun di Indonesia, menuju masa depan yang lebih sejahtera bagi para ASN yang telah mengabdi untuk negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker