Berita

Mobile Sicakep Masuk TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2017

— Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam rangka mendukung gerakan one agency of innovation mengadakan kompetensi inovasi pelayanan publik secara nasional. Dari 3.054 inovasi yang mendaftar pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui program SINOVIK, kemudian dievaluasi oleh Tim Independen yang terdiri dari praktisi dan penggiat dibidang pelayanan Publik dan Akademisi, maka terseleksi sebanyak 99 TOP INOVASI NASIONAL TAHUN 2017. Untuk selanjutnya, Tim Panel Independen akan melakukan wawancara untuk proses penilaian  terhadap Top 99 menuju Top 40. Top 99 ini terdiri dari 20 kementerian, 3 lembaga, 21 provinsi, 34 kabupaten, 15 kota, 2 BUMN, dan 4 BUMD.

Salah satu inovasi dalam 99 Top Inovasi tersebut adalah inovasi yang diusung oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Wajo. Inovasi ini terkait dengan pelayanan Publik yang melibatkan seluruh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan BUMN/BUMD. Secara khusus inovasi dari BKPSDM Kabupaten Wajo dengan judul “AKSELERASI PELAYANAN KEPEGAWAIAN DENGAN MOBILE SICAKEP”. MOBILE SICAKEP merupakan spirit kerja dalam pelayanan kepegawaian dengan MOBILE, yakni singkatan dari Mewujudkan Organisasi Berkinerja Inovatif dan Lebih Efektif, sedangkan SICAKEP, yakni singkatan dari Sistematis Integritas Cepat Adaptif Komitmen Elaboratif dan Profesional. Secara operasional MOBILE SICAKEP didalamnya terdapat beberapa layanan aplikasi kepegawaian yang diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada PNS dalam pemenuhan hak-hak kepegawaian, misalnya SK Kenaikan Pangkat, SK Mutasi, SK Kenaikan Gaji Berkala, Surat Izin Belajar, Surat Tugas Belajar, dan Surat Keterangan Penggunaan Gelar Akademik, semuanya diantarkan langsung kepada PNS diunit kerja masing-masing dengan menggunakan layanan kepegawaian keliling (MOBILE). Adapun beberapa layanan kepegawaian dalam bentuk aplikasi on-line, meliputi SI-PEKA (Sistem Informasi Pelayanan Kenaikan Pangkat), SI-PUDUPI (Sistem Informasi Pendaftaran Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah), SI-PEDAP (Sistem Informasi Pengelolaan Data Pegawai), SI-CUTI (Sistem Informasi Cuti), SI-PINISI (Sistem Informasi Perpindahan Dalam Instansi dan Antar Instansi) SI-DASRI (Sistem Informasi Data Akurat Secara Mandiri), disamping itu salah satu item inovasi dalam MOBILE SICAKEP adalah pelaksanaan seleksi terbuka bagi pejabat administrator setingkat eselon III dan pejabat Pengawas setingkat eselon IV dengan menggunakan aplikasi SI-SOBAT (Sistem Informasi Seleksi Online Bersih Akuntabel dan Transparan) dengan pemanfaatan CBCT (Computerize Based Competency Test) atau uji kompetensi berbasis komputer yang sama dengan aplikasi CAT pada Badan Kepegawaian Negara, tetapi BKPSDM sudah memiliki perangkat komputer dan aplikasi tersendiri yang juga dapat digunakan untuk ujian dinas, ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah. Inti dari inovasi MOBILE SICAKEP adalah mendekatkan pelayanan kepada PNS, membangun Trust bagi PNS bahwa pengembangan karir PNS itu berpangkal dari merit system yaitu kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam mengembangakan inovasi tidak terhenti sampai disitu saja, masih terdapat beberapa aplikasi layanan kepegawaian yang sementara dalam proses perancangan sistem dan dalam tahun ini akan dilakukan lounching yakni aplikasi baru terkait presensi on-line adalah SI-LAPDIR (Sistem Informasi Laporan Kehadiran)dan e-Kinerja SI-KINERJA (Sistem Informasi Kinerja), kemudian ANIMASI ASN (Anjungan Informasi ASN) dengan tag line satu anjungan untuk sejuta layanan, dan terakhir SI-POSTER (Sistem Informasi Pendaftaran Seleksi Terbuka).

Setelah inovasi dirasakan manfaatnya oleh PNS dengan adanya kenyamanan yang dirasakan apabila terlayani dengan baik, maka diharapkan oleh para PNS juga terinspirasi memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sehingga pada akhirnya akan berefek multiplier kepada PNS dan masyarakat atau public secara luas. Disinilah makna mewujudkan Good Governance,  dan diharapkan dengan adanya MOBILE SICAKEP di Kabupaten Wajo ini dapat mengakselerasi tercapainya Whole Of Governance yaitu pemerintahan yang berpihak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan yang lebih terintegrasi, lebih mudah, lebih murah, lebih berkualitas dan saling bersinergi dengan semua sektor dalam pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Wajo. Inovasi MOBILE SICAKEP ini telah berhasil masuk dalam TOP 99 INOVASI TERBAIK TINGKAT NASIONAL TAHUN 2017 tentu tidak lepas dari dukungan Bupati Wajo, Wakil Bupati Wajo, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, seluruh OPD, dan berbagai stakeholder eksternal lainnya. Keberhasilan ini juga terkait dengan adanya dukungan dan solidaritas dari staf BKPSDM dan tim IT MOBILE SICAKEP yang memiliki semangat, dedikasi dan loyalitas terhadap komitmen organisasi untuk terus berkinerja tinggi, yang dibangun sejak tahun 2015 dan secara resmi MOBILE SICAKEP ini dilounching pada tanggal 31 Agustus 2015. Berkaitan dengan itu inovasi MOBILE SICAKEP juga pernah menjadi terbaik pertama sebagai peserta Diklatpim Tingkat II Tahun 2015 yang diikuti oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Wajo  (H. AMIRUDDIN A, S.Sos., M.M.) kemudian pada tahun yang sama juga memperoleh BKN Award dari Kepala BKN sebagai BKD dengan kategori Pengelola Kepegawaian Terbaik II Nasional dan kategori Implementasi CAT (Computer Assissted Test) terbaik III Nasional, kemudian pada tahun 2016 memperoleh penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan sebagai BKD terbaik pertama Pengelola Kepegawaian tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kalau TOP 99 Inovasi bukan hanya pengelola kepegawaian tetapi semua jenis pelayanan publik ada didalamnya. Sebagai bahan perbandingan dari 99 Top Inovasi tahun 2017 hanya terdapat 3 (tiga) pengelola kepegawaian instansi yang masuk yaitu BKPSDM Kabupaten Wajo, BKD Kabupaten Sidoarjo, dan BKD Provinsi Sulawesi Tenggara.

 

Tags
Lihat Lengkap

Artikel Terkait

Baca juga

Close
Close
Close